Bilik Kata

Berbagi lewat bahasa, sastra, dan budaya


Tinggalkan komentar

Dedikasi Petugas Perpustakaan SMPN 1 Yogyakarta

Menjelang akhir tahun ajaran, para siswa diminta mengembalikan buku-buku teks pelajaran yang dipinjam dari perpustakaan sekolah. Karena hampir tiap mata pelajaran ada buku teksnya, maka tiap siswa mengembalikan setumpuk buku. Buku-buku itu didata, dikelompokkan menurut judulnya agar pada tahun ajaran baru nanti siap dipinjam lagi oleh adik-adik kelas. Aktivitas ini tentu membuat petugas perpustakaan sibuk. Saking banyaknya buku, petugas perpustakaan itu seakan tenggelam dalam tumpukan buku. Tak hanya itu, dalam keseharian mereka melayani siswa dan guru yang meminjam atau mengembalikan buku perpustakaan. Mereka juga mengolah buku-buku baru, menata koleksi perpustakaan, menata ruang baca agar nyaman, dan membantu anak-anak berliterasi. Terima kasih untuk dedikasi yang luar biasa dari Mas Agung dan Mbak Arum, petugas perpustakaan SMP Negeri 1 Yogyakarta yang selalu sabar melayani guru dan siswa dan selalu setia merawat buku-buku. Merekalah yang terus menjaga denyut nadi Eka Waringin, perpustakaan SMPN 1 Yogyakarta. (Yns)


Tinggalkan komentar

Pesantren Kilat SMPN 1 Yogyakarta

Pada tanggal 13 dan 14 Mei 2019, para siswa kelas VIII SMPN 1 Yogyakarta mengikuti kegiatan pesantren kilat di Pondok Pesantren Sinar Melati Jalan Palagan Yogyakarta. Kegiatan tersebut sebagai salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para siswa yang rutin dilaksanakan pada bulan Ramadhan. Kepala sekolah dalam sambutannya berpesan bahwa para siswa harus lebih baik seusai mengikuti pesantren, di rumah harus menjadi anak yang lebih baik, di sekolah harus menjadi siswa yang lebih baik, dan di masyarakat menjadi anggota masyarakat yang lebih baik. Yang pasti para siswa harus lebih soleh dan solehah. Terima kasih diucapkan kepada Ponpes Sinar Melati atas kerja sama yang terjalin selama ini dalam membimbing para siswa selama kegiatan sanlat. Terima kasih juga kepada bapak ibu guru yang sudah mendampingi. Semoga lancar kegiatannya, banyak manfaatnya.(Yns)


Tinggalkan komentar

Di Antara Bunga-bunga

Bunga-bunga yang mekar indah baik di taman maupun di alam selalu menarik untuk dipandang dan dijadikan objek foto. Maka, di siang yang cukup cerah kami berempat menyusuri Jalan Kaliurang menuju Erista Garden, sebuah tempat makan yang dikelilingi taman yang indah. Sekali merengkuh dayung dua keinginan terpenuhi. Pertama, kami ingin makan makanan tradisional, kedua, kami ingin mencuci mata melihat bunga-bunga. Makanan yang disajikan di Erista Garden hampir semua makanan tradisional yang enak di lidah, mengenyangkan, dan cukup bergizi. Paket nasi dengan lauk pauk, aneka gorengan, dan aneka minuman baik panas maupun dingin bisa dipilih sesuai selera. Yang paling khas adalah nasi berwarna biru, dan minuman yang dibuat dari bunga telang. Minuman bunga telang itu bisa dicampur dengan kelapa muda, lemon, selasih, rosela, mentimun, dan susu. (Yns)


Tinggalkan komentar

Takjil di Masjid Nurul Hikmah SMP Negeri 1 Yogyakarta

Selama bulan Ramadhan, setiap sore selalu tersedia takjil di Masjid Nurul Hikmah SMP Negeri 1 Yogyakarta. Takjil yang disediakan untuk berbuka puasa tersebut disediakan oleh para dermawan, baik guru, orang tua siswa, maupun alumni. Kegiatan penyediaan takjil pada bulan Ramadhan ini sudah dimulai pada tahun 2017 yang lalu, yaitu sejak diresmikannya Masjid Nurul Himah. Keberadaan masjid sekolah yang tempatnya cukup strategis di pinggir jalan raya tersebut memang cukup berarti bagi masyarakat sehingga pintu masjid sekolah selalu terbuka kepada siapa pun yang ingin singgah untuk beribadah. Pada bulan Ramadhan, cukup banyak warga masyarakat yang mengikuti kajian sebelum berbuka puasa, dan menjelang berbuka lebih banyak lagi warga yang datang. Para guru maupun karyawan SMP Negeri 1 Yogyakarta dengan senang hati dan ikhlas menyediakan takjil untuk mereka. Semoga menjadi berkah untuk semua dan kegiatan ini akan lebih baik lagi pada masa mendatang.


Tinggalkan komentar

Memaknai Perjumpaan

Apa sih yang paling penting dalam persahabatan? Mungkin ada yang mengatakan bahwa kasih yang paling penting. Orang lain akan mengatakan yang paling penting adalah perhatian. Ada lagi yang bilang bahwa saling percaya itu paling penting. Mungkin kemurahan hati, saling memberi, atau hal- hal lain bisa jadi paling penting. Lepas dari berbagai pendapat yang berbeda, perjumpaan adalah salah satu hal penting. Di tengah kesibukan kerja yang mendera, di tengah kesibukan sosial yang tak bisa dielakkan, di tengah acara keluarga yang harus diutamakan, kadang perjumpaan dengan sahabat menjadi sesuatu yang tidak mudah. Kadang kita berencana, luangkan waktu untuk bikin acara, sekadar makan bersama atau nonton atau belanja, namun rencana bisa tinggal rencana. Suatu saat sahabatku hanya menanggapi dengan tertawa ketika kujanjikan untuk pergi bersama. Saat dia tertawa aku tersadar bahwa banyak janji tak kutepati. Sejak itu aku tidak berani janji lagi. Suatu saat tanpa janji, kujemput sahabatku untuk sekadar makan bersama. Betapa senang sahabatku dan menganggap itu kejutan yang luar biasa. Ternyata meski kita tiap hari tiap saat bisa komunikasi dengan sahabat menggunakan medsos atau telepon, perjumpaan tetap penting. Oleh sebab itu, tiap perjumpaan harus diberi makna dengan cara saling membahagiakan, entah sekadar ucapan yang baik atau menyantap makanan sederhana bersama-sama, yang penting saling membahagiakan. (Yns)


Tinggalkan komentar

Mereka Berjuang untuk Menjadi Guru Profesional

Inilah ekspresi para mahasiswa PPG Daljab yang melaksanakan PPL di SMP Negeri 1 Yogyakarta. Hingga saat ini sudah puluhan mahasiswa PPG yang melaksanakan PPL di SMP Negeri 1 Yogyakarta atau yang hanya melaksanakan UKIN saja. Mereka berjuang, belajar kembali dalam hal membuat perangkat pembelajaran, mengajar, dan menilai siswa. Selain itu mereka juga harus mengikuti uji pengetahuan terkait kompetensi pedagogik dan profesional. Kami di sekolah, baik guru maupun kepala sekolah mengikuti perjalanan PPL mereka dan turut mendoakan semoga mereka sukses menapak jenjang guru profesional. Tidak gampang memang, semua butuh perjuangan dan kerja keras. Kita semua ingin masa depan pendidikan di Indonesia lebih cerah, maka dibutuhkan guru-guru yang benar-benar profesional untuk mendampingi anak didik belajar. Semoga sukses, kawan! (YNS)


Tinggalkan komentar

Ekspresi Guru SMPN 1 Jogja dalam Lomba

Ini adalah ekspresi para guru SMP Negeri 1 Yogyakarta dalam lomba gerak jalan dalam rangka HUT PGRI ke-73 dan HGN ke-24 tahun 2018 yang lalu. Terlalu sayang bila foto-foto ini dibiarkan tenggelam dalam tumpukan file di dalam komputer atau HP. Tampak wajah cerah dinaungi senyum ceria menunjukkan rasa gembira. Kepala Sekolah tidak ikut gerak jalan karena peserta guru sudah mencukupi. Kepala Sekolah sekadar mendukung dan memberi semangat. Menjadi juara bukan tujuan utama, yang penting semua sehat dan gembira. (YNS)