Bilik Kata

Berbagi lewat bahasa, sastra, dan budaya


Tinggalkan komentar

Di Bandara Husein Sastranegara

1

Cuaca Bandung hari ini cukup cerah

Geliat kota begitu centil

seperti neng geulis teramat manis

Udara tidak panas tidak dingin

Dari dalam ruang tunggu Bandara Husein Sastranegara,

aku menatap ruang cuaca. Pepohonan berjajar

di kejauhan nyaris diam begitu tenang

Hanya daun kelapa yang bergerak bermain dengan angin

Kawan-kawanku asyik bercerita merintang waktu

Sementara aku asyik dengan lamunanku

Kawan, kuingin segera tiba di kotaku

Lalu mengulang ritual pagiku. Namun,

pengumuman di ruang tunggu, pesawat delay melulu

hingga aku tak sampai-sampai.

 

2

Penumpang garuda GA 372 tujuan Surabaya

dipersilakan naik. Kudengar berkali-kali suara itu.

Kutunggu, kapan giliranku dipanggil naik pesawat

Seperti semua hal di dunia ini

Tak ada yang pasti dan dapat dipastikan

Meski semua sudah terjadwal rapi

Aku tersenyum dalam hati

Panggilan itu tak perlu dinanti nanti

Pasti akan tiba juga saatnya

Lebih baik kugunakan waktu menunggu

untuk membaca, menulis, atau apa saja

Tiba tiba aku rindu berdialog dengan Sahabatku

Hanya Dia satu-satunya kepastian dalam hidupku.


Tinggalkan komentar

Simposium dan Reuni Kepala SMP Berprestasi 2018

Ketika kami mendapatkan undangan untuk mengikuti simposium kepala sekolah dan pengawas sekolah di Bandung, 22 Oktober sampai 25 Oktober 2018, kami langsung bersorak gembira. Di grup WA, komentar-komentar teman-teman berisi ungkapan kegembiraan. Betapa tidak, kami akan bertemu dalam sebuah acara yang luar biasa, yaitu simposium internasional yang tidak saja dihadiri peserta dari Indonesia melainkan juga dari Australia. Namun, kegembiraan kami tidak lengkap karena ada beberapa teman yang tidak mendapatkan undangan. Entah apa sebabnya kami tidak tahu.

Jadi, sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui. Kami mengikuti simposium sekaligus bisa bereuni. Selain itu, kami juga mendapatkan kesempatan untuk menikmati keindahan Kota Bandung dengan objek-objek wisatanya. Ada yang ke Trans Studio, ada yang ke Tangkuban Perahu, ada yang ke Kawah Putih, ada yang ke Boscha Bandung, Teropong Bintang, ada juga belanja di Pasar Baru, atau ada yang sekadar jalan-jalan ke alun-alun Kota Bandung. Semua bergembira dan berharap lain waktu bisa bertemu lagi dalam kegiatan yang menyatukan kami kembali. (Y.Niken Sasanti)

IMG-20181024-WA0055


Tinggalkan komentar

Simposium Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Indonesia – Australia Tahun 2018

Pada Tanggal 22 sampai dengan 25 Oktober 2018 berlangsung Simposium Kepala Sekolah dan Pengawas sekolah Indonesia – Australia Tahun 2018 bertempat di Hotel Papandayan Jalan Gatot Subroto Bandung. Simposium tersebut dihadiri oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah Indonesia terbaik di provinsi masing-masing. Dalam simposium tersebut, para Kepala Sekolah dan Pengawas yang telah mengikuti kursus singkat dan magang di sekolah-sekolah Australia memaparkan hasil best practice yang telah dilakukan di sekolah masing-masing yang terinspirasi dari sekolah di Australia. Kegiatan ini terselenggara atas kerja sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Monash University Australia.

Dalam seremonial pembukaan, Dirjen GTK memberikan menegaskan kembali bahwa baik kepala sekolah maupun pengawas sekolah harus benar-benar menjadi profesional dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing. Saat ini tugas kepala sekolah yang utama adalah manajerial, supervisi akademik, dan pengembangan kewirausahaan. Diharapkan kepala sekolah bukan sekadar guru yang diberi tugas tambahan, melainkan benar-benar seorang manajer di sekolah masing-masing. Ke depan akan ada penghargaan yang lebih baik untuk kepala sekolah maupun pengawas sekolah.

Simposium dibagi menjadi beberapa sesi. Ada sesi pemaparan dari narasumber ahli, ada sesi pemaparan best practice sekolah di Indonesia maupun Australia. Sesi yang menarik dalam simposium adalah Inside Australia, yaitu saat peserta diberi kesempatan untuk bertanya kepada para kepala sekolah Australia tentang bagaimana seluk beluk pengelolaan sekolah di sana. Cukup banyak pertanyaan menarik dari para peserta yang dijawab secara terbuka oleh mereka. (Y.Niken Sasanti)

IMG-20181024-WA0158


Tinggalkan komentar

Ndoro Donker Tea House

Tanggal 22 September 2018, bersama kepala SMP, SMA, SMK se-Kota Yogyakarta ditambah para pejabat dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta dan dari Bank Jogja, kami mengunjungi rumah teh Ndoro Donker yang terletak di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah. Kami menikmati teh hasil perkebunan di situ ditambah dengan nyamikan berupa tahu isi dan pisang goreng yang lezat. Suasana rileks dipadu dengan alunan musik dan lagu yang dilantunkan oleh teman-teman kami menambah nyaman. Tak lupa kami berfoto sampai puas. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Naik Kereta Api, Tut, Tut, Tut

Senangnya ketika akhirnya kami berkesempatan pergi berdua berkereta. Kesempatan yang tidak mudah mengingat kesibukan kami dengan jadwal kerja yang cukup padat ditambah berbagai acara sosial yang cukup banyak. Pada suatu hari Sabtu yang cerah, dengan penuh kegembiraan, kami naik kereta dari Stasiun Tugu Yogyakarta menuju Kota Madiun. Keretanya cukup nyaman dengan pendingin ruangan yang cukup sejuk ditambah cuaca cerah, membuat kami bisa menikmati perjalanan. Suamiku tak henti-hentinya tersenyum, mungkin senang senikmati perjalanan berdua, atau mungkin membayangkan perjumpaan dengan sulung kami. Bahagia itu ternyata sederhana. naik kereta berdua, menikmati pemandangan, sambil minum teh hangat. Tut,tut,tut, jas,jus,jas,jus. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Menikmati Sate Ayam Ponorogo

Bila Anda pergi ke Ponorogo atau kebetulan melintas di Kota Reog itu, jangan lupa mampir menikmati sate ayamnya yang gurih dan lezat. Berbeda dengan sate ayam Ponorogo yang ada di Yogyakarta, sate yang asli di Ponorogo lebih besar-besar sehingga untuk menghabiskan satu porsi duh, susah payah banget. Lain halnya kalau Anda memang suka makan dan perutnya muat banyak, mungkin satu porsi bisa nambah lagi karena memang sate itu benar-benar lezat. Ada banyak warung sate di Kota Ponorogo yang cukup terkenal. Semuanya enak dengan kekhasan sendiri-sendiri. Hmmm, yummy. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Bertemu Ibu Desfi, Kepala Sekolah Payakumbuh

Tanggal 18 September merupakan hari yang menyenangkan karena aku dikunjungi oleh Ibu Desfi, Kepala SMP 1 Payakumbuh. Beliau bersama dua kasek lainnya dan pejabat dari Dinas Pendidikan datang ke Yogyakarta dalam rangka mengantarkan siswanya yang ikut OOSN. Di saat luang, mereka mengunjungi SMP Negeri 1 Yogyakarta. Ibu Desfi adalah salah satu kasek berprestasi dari Sumatera Barat yang pada bulan Agustus lalu bersama-sama denganku mengikuti lomba kasek berprestasi tingkat SMP. Senang sekali bertemu dengan Ibu Desfi dkk. Mereka melihat-lihat sekolahku dan tak lupa kami berfoto ria. Hari lain aku gantian mengunjungi Ibu Desfi yang saat itu sedang menyaksikan cabang renang di kolam renang UNY Karangmalang. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Jogja – Madiun – Ponorogo

Minggu, 9 September 2018 kami meluangkan waktu untuk menjenguk putri kami tercinta di Madiun. Kami menginap di sebuah hotel di Jalan Kalimantan Madiun yang cukup nyaman. Kesempatan yang langka bisa meluangkan waktu untuk bertemu seperti saat itu tidak kami sia-siakan. Kami menikmati menu-menu khas Madiun, ke gereja, juga mampir di alun-alun Kota Madiun. Minggu pagi kami juga ke gereja di Kota Madiun. Selain itu, kami juga pergi ke Ponorogo dan menikmati sate ayam di salah satu rumah makan yang cukup bagus di Ponorogo. Semoga lain waktu kami bisa berkunjung lagi ke kota-kota itu. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Lokakarya Filateli Nasional 2018

Tanggal 20 September 2018, bertempat di Hotel Tentrem Yogyakarta, berlangsung Lokakarya Filateli Nasional 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Acara berupa penyampaian materi oleh narasumber yang mumpuni di bidang filateli, diskusi dan tanya jawab, dan pemberian doorprize untuk para peserta. Di hotel Milenium juga berlangsung pameran filateli. Acara cukup menarik, utamanya bagi para siswa SMP, SMA, dan SMK yang mengikuti kegiatan tersebut karena bisa menumbuhkan motivasi para siswa untuk belajar dariĀ  prangko dan benda-benda pos lain yang bisa dikoleksi. Dengan adanya perubahan teknologi komunikasi yang tak terbendung saat ini, prangko berubah fungsi, yang semula fungsi utamanya untuk berkirim surat, sekarang beralih fungsi sebagai wahana belajar tentang berbagai hal. misalnya sejarahm budaya, flora dan fauna, olah raga, dan sebagainya. (Y.Niken Sasanti)


Tinggalkan komentar

Sisi Lain Lomba Kepala Sekolah Berprestasi

Di antara padatnya acara lomba kepala sekolah berprestasi 2018 di hotel Millenium pada bulan Agustus yang lalu terselip kenangan yang tak terlupakan bersama teman-teman seperjuangan. Melalui foto-foto yang tersimpan di ponsel masing-masing, tersimpan pula berbagai cerita tentang kegigihan, semangat, kekompakan, kerja sama, saling berbagi, saling mengapresiasi, dan berbagai hal baik lainnya. Semua itu tentu saja menambah wawasan, menambah motivasi, dan memompa semangat untuk terus melanjutkan karya di daerah masing-masing. Selamat berjuang di bidang pendidikan. (Y.Niken Sasanti)