Bilik Kata

Berbagi lewat bahasa, sastra, dan budaya


Tinggalkan komentar

Alumni SMP Negeri 1 Yogyakarta Sumbang Buku

Salah satu hal yang kusukai adalah apabila alumni tergerak untuk menyumbangkan buku bagi adik-adik kelasnya. Beberapa kali alumni SMP Negeri 1 Yogyakarta menyumbangkan buku-buku bacaan. Kali ini yang menyumbang adalah alumni angkatan 83. Mereka datang membawa sekotak buku-buku baru untuk adik-adik kelasnya. Terima kasih kakak-kakak alumni. Moga lain waktu membawa buku lebih banyak lagi. (Y. Niken Sasanti)

ang 83 sumb buku


Tinggalkan komentar

Ibu-ibu Kasek Yogya

Kesempatan seperti ini jarang terjadi. Bisa pergi bareng-bareng dengan teman-teman kasek, khususnya ibu-ibu kasek. Kali ini kami mengikuti studi banding atau kunjungan kerja ke Malang Jawa Timur. Kami belajar tentang pengelolaan sekolah yang bagus dari sekolah-sekolah terbaik yang ada di Jawa. Sementara ini kami baru mampu melakukan kunjungan kerja ke sekolah-sekolah di Jawa karena keterbatasan keuangan. Semoga lain waktu bisa belajar dari sekolah-sekolah terbaik di luar Jawa maupun luar negeri.

batu malang

 

 


Tinggalkan komentar

Warna Senja

Warna senjaku menjadi senja yang penuh warna
Meski usia tak terbilang muda lagi
Meski kerut-kerut sudah tampak di sana sini
Dan tak ketinggalan, rambut pun berubah warna
Putih berkilau diterpa sinar matahari
Hati tetap bahagia, semangat tetap terjaga
Karya terus dihasilkan, kebaikan terus dilakukan
Doa makin banyak dilantunkan
Berupa syukur, pujian, dan terima kasih
Untuk segala yang telah Dia berikan

(Y. Niken Sasanti, 2017)

happy days1


Tinggalkan komentar

Tritis yang Manis

Tritis yang manis
Kulantunkan rasa syukur dan pujian kepada Sang Pencipta
Kulantunkan doa tanpa suara untuk keluarga tercinta
Air yang menetes pelan-pelan bagaikan berkat
Yang mengalir untuk manusia yang mendambakan
Di sini banyak permohonan dikabulkan
Di sini banyak kasih dialirkan

(Y. Niken Sasanti, 2017)

 


Tinggalkan komentar

Senja di Puncak Becici

Di suatu senja yang masih bertabur sinar matahari, kami meluangkan waktu mampir ke Puncak Becici setelah perjalanan seharian di Gunungkidul. Puncak Becici dapat ditempuh melalui jalan menunju Dlingo, menanjak terus dengan sedikit berkelok-kelok. Tempatnya tidak jauh dari Hutan Pinus Mangunan yang sudah lebih dahulu dikenal sebagai objek wisata. Baru turun dari bus, aku sudah merasakan harumnya udara hutan pinus yang segar. Lalu kami disambut pohon-pohon pinus yang berjajar dengan rapi. Sungguh elok hutan pinus di Puncak Becici. Dari puncak kita bisa melihat pemandangan yang indah seputar Yogyakarta. Tapi awas hati-hati bila berfoto ria di puncak sebab tempat itu sungguh curam. Bila lelah mendaki, kita bisa beristirahat di bawah pohon pinus yang nyaman. Kita juga bisa beristirahat sambil menikmati jagung rebus, kacang rebus bersama kopi atau teh hangat di warung-warung yang ada di situ. Puncak Becici juga menyajikan tempat-tempat indah untuk berfoto. Juga ada camping ground di sana. Oh indahnya, senja di Puncak Becici. (Y. Niken Sasanti, Yogyakarta)

 

 


Tinggalkan komentar

Indahnya Pantai Krakal

Salah satu pantai yang memesona di antara deretan pantai-pantai di Gunungkidul adalah Pantai Krakal. Pantai ini air lautnya tampak berwarna biru tua, dan bila berpadu dengan ombak yang berbuih putih terlihat indah sekali. cukup lapang pemandangan di pantai tersebut. Jadi dari daratan kita bisa melihat pantai yang cukup panjang dan lautan yang sedemikian luas. Ada batu-batu karang yang cukup besar yang melindungi wisatawan yang ingin bermain air sehingga tidak diterjang ombak yang ganas. Pasir di Pantai Krakal cukup bersih dinaungi pohon-pohon pinus yang daunnya berkibaran disentuh angin yang nakal.